
pencurian data
Masih menyambung pemasaran/penjualan konten digital yang “canggih” pada postingan sebelumnya. Berpikir keras!! Dari mana ya content provider tersebut bisa dapat nomor hp-ku?
*Hmmmm berpikir sejenak*
Coba flash back kemungkinan didapatnya nomor HP-ku
- Pagi hari sempat browsing mencari e-book di internet;
- Ketemu e-book yang dimaksud tapi harus mengisi mengisi survey atau trial/buy product/service terlebih dahulu;
- Jelas pilih survey dong, ngapain harus beli product;
- Surveynya gampang, Cuma memilih lambang pada sepatu converse yang benar;
- Setelah memilih, akhirnya diminta memasukkan nomor HP. Agak membingungkan juga, katanya link survey tapi kok ada form submit HP, biasanya cukup email;
- Jrennggg…agak aneh tapi butuh e-book nya nih. Akhirnya masukkan nomor sembarang, muncul notifikasi kalau nomor tidak valid. Lho kok bisa tau gak valid nih??!!
- Masukkan nomor kedua, nomor valid milik seorang teman, hehe..wew muncul notifikasi kalau nomor tidak valid, makin aneh tapi penasaran;
- Akhirnya coba masukin nomor sendiri..Dhuarrr!! notifikasi tetap mengatakan kalau nomor yang dimasukkan tidak valid. Wah dah makin ngaco nih prosedur untuk donlot-nya. Walhasil diputuskan untuk tidak mengupayakan lebih lanjut men-donlot tuh e-book;
Pelajaran yang bisa diambil:
- No HP-ku yang diketahui content provider nakal, didapat melalui web yang ngajak user loncat ke link lain yang berisi survey, game, free service, dll sebagai prasyarat memperoleh konten tertentu (e-book, file aplikasi, dll);
- Berhati-hatilah memasukkan data pribadi dimana pun itu di internet. Kalau dulu kurang lebih meliputi nama, alamat, tgl lahir. Zaman sekarang data pribadi sudah mencakup email dan no HP;
- Waspada kalau mencari e-book maupun file/konten lain yang sifatnya gratisan;
- Modus baru dalam bisnis elektronik/digital yang kotor, menggabungkan antara mencari sumber data pribadi korban melalui web kamuflase*, “memasarkan” dengan bumbu tipuan, teror dan rasa penasaran hal yang berbau dewasa kepada pengguna melalui sms serta menjual secara paksa konten digital setelah link di-klik tanpa konfirmasi dan disclaimer.
* = web yang dipakai sebagai media untuk mendapatkan data tertentu pengguna internet tanpa disadari peruntukkannya.