Tutup mata Untuk Empat Mata

Acara si Tukul memang spektakuler dan bombastis begitu juga dengan perjalanan hidupnya. Empat mata sampai perlu disiarkan hampir tiap hari dengan durasi waktu yang mencapai 1,5 jam, tentunya penambahan waktu tersebut sebenarnya untuk mengakomodasi pemasang iklan yang semakin banyak berbanding lurus dengan penggemarnya yang semakin melonjak. Hal yang tidak mengherankan, penggemar empat mata memuji tukul yang berhasil membawakan peran sebagai seorang manusia yang gemar menghina dirinya sendiri, tanpa perlu menghinakan orang lain. Tukul merepresentasikan sebagai orang desa dan gemar berkata bijak dan terkadang menggunakan bahasa asing yang dalam perannya tersebut tukul berlagak tidak tahu/sok tahu. pada awalnya aku juga menggemari acara ini sebelum fase boomingnya. Akan tetapi makin kesini kok peran yang dibawakan tukul makin membuat muak. Lelucon yang menjurus penghinaan sering terlontar terhadap bintang tamu, tidak pandang bulu siapapun itu. Ya kalau artis yang biasa memerankan tokoh2 lucu dan sering tampil di acara komedi tidak masalah tapi kalau sudah tokoh maysarakat, orang tua, ya ga bisa disamakan. Apalagi leluconnya cenderung tidak mendidik, berkaitan dengan fisik maupun hal2 yang tidak penting lainnya (memplesetkan nama, dll). Ya, sebenernya ini potret masyarakt kita yan ggemar menghina, rendah diri dan sok tau. Ya, kurang lebih jadi versi talk show nya srimulat, trademark-nya kan menghina, berkata kasar, trus bermain fisik.
Dengan kesuksesan tukul sekarang, tentunya dengan ukuran keberhasilannya memiliki pendapatan yang besar, soalnya saya kesulitan mengukur kesuksesan acar itu dalam pencerdasan bangsa, dia telah berhasil menggunakan tema2 rakyat kecil, dalam hal ini ndeso, orang kampung yang gak tau apa-apa tapi sok tahu. Dari segi pendapatan, kali ini tukul sudah tidak ndeso lagi, dari segi popularitas apa lagi. Mudah-mudahan acara empat mata semakin lebih baik lagi, walaupun pesannya hanya ingin menghibur, penting sekali kalau menghibur itu tetap dalam kerangka memberikan pendidikan, pencerdasan dan bisa menjadi bahan introspeksi bagi penontonnya. Buat para penggemar tukul, silahkan menonton tiap hari senin-jumat jam 21.30, jangan dilewatkan. Buat saya dan yang tidak menyukainya, silahkan ganti channel atau tutup mata untuk empat mata.Piss…

  1. #1 by Dani Iswara on May 23, 2007 - 01:11

    justru tantangan tim kreatif empat mata utk bs mengolah format agar lbh menarik..krn memang cenderung dpt membosankan 🙂
    semoga tukul sll sehat, gemana kalo..😦 siapa yg gantiin..yg gantiin mungkin jd gak lucu kl pake gaya tukul..
    agak beda dgn ceriwis tv7 yg bs aja diganti hostnya walau gregetnya jg jd krg..

  2. #2 by kuke on May 23, 2007 - 13:31

    hihi dari awal sebenarnya aku ga ngerti kenapa orang2 bisa betah n bilang dia ini lucu.. acaranya bagus..

    kira2 mendidik dimananya ya, guyonan kasar gitu..

    ga tau deh..

    seleksi alam..
    🙂 pa kabar Yo?

  3. #3 by isnuansa on May 28, 2007 - 09:09

    dulu awal-awal suka sama tukul tetapi lama-lama bosen juga… mampir ya ke blog gw…

  4. #4 by hendriadi on June 7, 2007 - 05:07

    hehehee dulu ampir tiap hari nonton si tukul tapi mangkin kesini mangkin ngga bikin ketawa malahan bikin aneh apa bosen ya

  5. #5 by hendriady ade on August 5, 2007 - 03:50

    rasanya semua orang sepakat dengan kehebatan tukul dalam membawakan acara empat mata dan wajar kalau dia sekarang menjadi orang Kaya baru karena “kristalisasi keringatnya”. Orang juga mulai Neg dan muak melihat gayanya yang semakin merasa menjadi orang”Top” sehingga dari awal acara kalau bintang tamunya lebih muda atau lebih yunior maka penghinaan maupun kata2 kasarnya lebih banyak daripada topik yang mendidik untuk pemirsanya. Coba liat ketika bintang tamunya adalah Bp. Wiranto, mas Yapto atau bahkan seorang Adjie Massaid begitu men”jilat”nya tukul bahkan sekali waktu kepada Bp. wiranto tukul berusaha memegang sepatunya dengan cara tiarap atau dlosor (Jw). Ini adalah mental “batur” atau pembantu yang mau dijadikan “national culture” kah? rasanya mereka akan berhasil membentuk karakter ini dengan 1 1/2 jam sehari dan 7 hari seminggu dan 30 hari sebulan? Pilihannya ada di kita pak ! apakah kita mau menjadi orang Indonesia yang bersama2 dengan bangganya menirukan tukul dengan mantera”kembali ke laptop” atau kita pindah saja ke channel lain yang lebih mendidik ( tapi channel apa ?! sinetron?!). Cepat atau lambat acara ini akan habis dengan sendirinya apalagi kalau sering2 tukul berani mengundang komedian sekelas Nardji yang tdk mau begitu saja dijadikan “korban” bahkan nardji mampu membalikkan situasi dan menjadikan tukul sebagai “korban” dan coba perhatikan bagaimana raut muka peppi dian vega dan teman2 sekerja tukul di empat mata ketika tukul di”permalukan” Nardji mereka begitu menikmati ketika tukul menjadi salah tingkah dan aslinya keluar (muka yang bener2 bego !), ini bukan hal sepele pak ! artinya diteam empat mata ini menunjukkan tukul sebagai superstarnya dan yang ada attitude ini yang dia terapkan sehari hari terhadap teman seteamnya, kasar , menghina secara fisik dan bahkan underlook , no respect. jadi ketika Nardji mampu membuat Tukul sebagai korban maka yang ada teman2 satu teamnya begitu menikmati…………kita tahu tukul dulu adalah orang miskin, sekarang tukul adalah orang Kaya Baru dan kita tahu menjadi orang miskin adalah cobaan tapi menjadi kaya itu merupakan cobaan yang lebih berat dibanding cobaan sebagi orang miskin, saya yakin tukul tidak akan mampu melewati cobaan sebagai orang kaya ini. semoga…..
    atau kita tunggu saja kejatuhan tukul karena memlesetkan agama? kita tunggu saja…….

  6. #6 by Tukul 4 Life on November 10, 2007 - 16:40

    Nigga I won the first round nigga. Go back to the drawin’ board nigga. I’m built for dis baby. Yamean. Keep sayin’ Tukul’s name, keep sayin’ his name. Keep blowin’ his name up nigga and I’ ma cut your fuckin’ throat you bitch!(Breathe!) You a lyin’ ass toungue ring faggot nigga.

    I crack your back when I’m blastin’ ya gat. Ya lungs collapse like a asthma attack. Nigga I make you hard to… Faggot rap, ya back bone is D’mack’n ya brotha. And you still got clapped. Lay on ya back and try to… Nigga ain’t from the hood. Your first album went wood. And every week you get slap by Suge. Bitch nigga… Come to the Bay man the Tecs gon’ spray. It’s like your boxed in with pepper spray. Nigga I make you hard to… And don’t lie, that’s the code of the streets. I drag you from the 6-fo. By that Lame piece of Jokes. You bitch… Playin’ Jokes, you don’t really want beef. My shot niggas got that Lame peice. Buck I know you can’t… You’re suckin’ on my dick man your lips too breezy. Take deep breath’s, adjust your tongue ring. While Yo GAY bf stick his dick in ya ass. You pretty dumb thing.(Fuckin’ faggot!) You a Gay-Unit model. Ill fill you up with them hallows, you fall. I follow and watch you wallow. War like wakle. My chain glow I made doe. Since you had that tongue ring. And fade on the game show. You’re just a mixtape diva and every Gay-Unit sneakers. Y’all tryin’ to sing them high notes like Motherfucker. Fuck Wall street stripper. A gat to your cheek. And put your brains on the passenger seat.

    One into the two, two into the four,
    The Tukul’s Haters want war, The Tukul’s Haters got war.
    Four into the five, let The Regime ride.
    Game ride wit them, the game ova for them.
    One into the two, two into the four,
    Tukul’s Haters want war, Tukul’s Haters got war.
    Four into the five, let The Regime ride.
    Tukul’s Haters ride wit them, Tukul’s Haters ova for them.
    (Breathe!)

    It’s war time.
    You bitches understand me. There’s no fist fightin’. On sight I’ma blam you. Smash niggas face with gun handles. You know me the definition of the land of the scanners. You pose for the camera. I carry my own blamma. Bury niggas with chucks on with wooden pyjamas. On the hood you square. Death is a promise. No niggas know you from the jungles to the bottoms. Cuz’ you had contacts tryin to G-Q model. I was born with Pac, in the OE-bottle. You’re a dick (Breathe!) ryda. Tryin’ to fuck with which crews funnier. Match your tongue ring to the paint on your Impala. You’re just another fuckin’ clone. You maricone. Gettin’ shittin’ on for shoes and cell phones. You dead wrong nigga sayin’ Yuk ain’t safe. From E-1-4 to the Shaws. There’s a price on your face you bitch.

    Bitch Nigga! You cant fuck wit us Tukulstaz 4 life nigga!
    How dare you say da Empat Mata on your fake ass skit!
    How dare you use 5 on it you fake ass nigga! You aint got no placks on your wall!
    You aint got no money you bitch! You at yo momma house, you punk!
    You tongue ring queen!
    Nigga! You cant fuck with us man! Stay off the internet you computer thug!
    You dont want it nigga! You dont want war you bitch!
    Michael jackson murdered you! And yo mom gon dead yo ass nigga!
    I’ma wack yo bitch ass punk! You already know how we rock nigga.
    When JT found you, you were tryin to be a G-Q model! You thought you was the next LL.
    REMEMBER!?
    Remember you was saying that you bitch!
    Be real!
    Punk…
    Fake ass blood…
    Nigga!

  7. #7 by triyo on November 26, 2007 - 04:32

    @ Tukul 4 Life
    anda ini bener2 sudah jadi generasi tukul ya..ngomongnya udah panjang ga jelas lagi..masa sih perang gara2 tukul..pinter dikit ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: