Sabuk Pengaman, Sabuk Keselamatan

 

Entah kenapa istilah safety belt or seat belt yang dalam bahasa indonesia menjadi sabuk pengaman, sudah beberapa tahun terakhir ini menjadi sabuk keselamatan. Awalnya peringatan pemakaian memakai sabuk pengaman marak dipampang di ruas tol. Wajar, sebab pengguna mobil sebagian besar memacu mobilnya di ruas ini. Kalau tidak salah,setelah muncul peraturan yang mewajibkan penggunaan safety belt, maka penggunaan istilah sabuk pengaman beralih menjadi sabuk keselamatan. Padahal istilah sabuk pengaman, menurut saya lebih masuk akal dibanding sabuk keselamatan. Sabuk pengaman berfungsi untuk memberikan pengamanan bagi pengemudi dan penumpang mobil pada saat terjadi insiden dalam berkendara, akan tetapi tetap tidak menjamin keselataman penumpangnya. Aman bukan berarti selamat. Mencegah bukan berarti menjamin tidak terjadi sesuatu yang mengancam keselamatan. Sedangkan makna yang terkandung di sabuk keselamatan menunjukkan bahwa dengan memakai sabuk tersebut maka akan menjamin keselamatan pengendara dan penumpangnya. Sudah barang tentu, hasil riset ilmiah yang menghasilkan prosentase penggunaan safety belt dalam pencegahan terluka atau terenggut nyawa dalam suatu insiden kecelakaan lalu lintas tidak bisa menjadikan klaim bahwa dengan memakai sabuk maka akan selamat sampai di tujuan.

Mungkin perubahan istilah dari sabuk pengaman menjadi sabuk keselamatan bermaksud untuk meningkatkan kesadaran pengguna mobil, sebab orang Indonesia kalau urusan aman, sudah terbiasa dalam kondisi tidak aman sehingga bersikap masa bodoh, berabad-abad berada dalam rongrongan penjajah, lebih dari 3 dekade tidak aman dalam mendapatkan haknya, sudah kurang lebih 10 tahun makin tidak aman dari terkaman globalisasi. Sedangkan selamat, orang Indonesia paling terdepan menginginkan keselamatan, walau harus menginjak-injak orang lain, mengkhianati kewajiban diri, melanggar konstitusi, bla..bla..bla..

Ah sudahlah, bukan kah safety belt or seat belt, sabuk pengaman dan sabuk keselamatan hanya permainan kata, dari persuasif hingga agitasi..sehingga walaupun bertubi-tubi ditimpa ketidakamanan..kita masih bisa mengambil hikmah..untung masih bisa makan..untung masih bisa tidur…untung selamat…yah..untung ada sabuk pengaman..eh sabuk keselamatan..

, ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: